..:: klik untuk One 4 Share versi mobile ::.. ..:: Di sini, Rp 10.000,- bekerja untuk Anda ::..

Saturday, June 11, 2011

Politisi Perempuan Usulkan UU Perdagangan Budak Seks

Salwa Al-Mutairi [img: tribunnews]
Seorang politisi perempuan Kuwait memicu kontroversi setelah mengusulkan agar dibuat undang-undang yang mengatur tentang perdagangan budak, bukan budak biasa melainkan budak seks.




Salwa Al-Mutairi, mantan kandidat anggota parlemen, mengatakan perempuan non-Muslim yang ditangkap dalam perang akan dijual sebagai selir agar para pria tetap setia kepada istrinya dan tidak mencari perempuan lain.

Salwa memberikan contoh saat pemerintahan Raja Harun al Rasyid yang memerintah di Irak dari tahun 786 hingga 809 di mana ada ratusan bahkan ribuan gadis diperjualbelikan sebagai budak.

Dalam sebuah wawancara televisi online yang dibawakannya, Salwa mengatakan perdagangan budak seks sebuah cara untuk melindungi keluarga kaya Kuwait dari upaya digoda dan melakukan dosa.

Aktivis ini menambahkan jika para ulama di Mekah dan mereka tak ada yang melawan ide tersebut. "Tak ada yang perlu dibuat malu dan ini tak haram menurut hukum syariah Islam," katanya.

Salwa memberikan contoh, perempuan Rusia yang ditangkap di Chechnya bisa dijual di Kuwait. "Jika tidak dipaksa dijual sebagai budak seks mereka akan mati kelaparan di sana," kata Salwa.



Sumber: TribunNews | Kuwait Times

_____

_____

No comments:

Post a Comment

..::klik untuk One 4 Share versi mobile ::.. _ __