..:: klik untuk One 4 Share versi mobile ::.. ..:: Di sini, Rp 10.000,- bekerja untuk Anda ::..
Showing posts with label anatomi. Show all posts
Showing posts with label anatomi. Show all posts

Tuesday, May 19, 2009

de Quervain's Tenosynovitis (thumb) / de Quervain’s Syndrome

de Quervain's Tenosynovitis (thumb) / de Quervain’s Syndrome


Apa itu de Qurvain’s Tenosynovitis?
De Quervain’s tenosynovitis terjadi pada dua tendon ibu jari yaitu abductor pollicis longus (APL) dan extensor pollicis brevis (EPB).

Di perjalanannya sampai ke ibu jari, tendon APL dan EPB terpisah melalui dua sisi dari pangkal pergelangan tangan. Kedua tendon tersebut melalui terowongan (tunnel) di dekat ujung tulang radius lengan bawah. Terowongan tersebut berfungsi menjaga kedua tendon agar tetap ditempatnya.

Terowongan ini dilapisi oleh lapisan licin yang disebut tenosynovium. Tenosynovium memungkinkan kedua tendon untuk bergerak dengan mudah saat menggerakkan ibu jari.

Peradangan tenosynovium dan tendon dinamakan tenosynovitis.

Pada de Qurvain’s Tenosynovitis, adanya peradangan membatasi gerakan tendon di dalam terowongan.


Penyebab de Qurvain’s Tenosynovitis
Gerakan tangan dan ibu jari yang berulang seperti menggenggam, menjumput, merobek, dan lainnya mungkin memacu terjadinya peradangan tenosynovium. Peradangan ini akan memacu pembengkakan yang akan membatasi gerakan-gerakan tendon dalam terowongan.

***




***
Penyakit arthritis yang meliputi seluruh tubuh, seperti rheumatoid arthritis, juga dapat menimbulkan tenosynovitis ibu jari.

Bekas luka (scar tissue) mempersulit tendon untuk bergerak dengan mudah di dalam terowongan.


Tanda dan gejala de Qurvain’s Tenosynovitis
Saat pertama kali, tanda satu-satunya adalah kelelahan pada daerah ibu jari dekat pergelangan tangan. Jika masalah ini tidak diatasi, rasa nyeri akan menyebar hingga lengan bawah atau turun hingga ke tangan dan ibu jari.

Bila gesekan meningkat, kedua tendon dapat menimbulkan suara (berderak) akibat pergerakan keduanya dalam terowongan. Suara ini disebut crepitasi. Jika kondisi ini menjadi sangat buruk, akan terjadi pembengkakan di sepanjang terowongan di dekat pangkal pergelangan tangan. Gerakan menggenggam benda dengan ibu jari dan tangan akan menimbulkan rasa nyeri


Bagaimana Fisioterapis menegakkan diagnosis?
Pendiagnosisan de Quervain’s tenosynovitis tergolong mudah. Kebanyakan tidak memerlukan tes / pemeriksaan yang rumit.

Tes Finklestein merupakan satu cara yang terbaik untuk mendiagnosis. Anda bisa melakukan tes ini sendiri. Genggam ibu jari anda dengan jari anda (di tangan yang sama). Kemudian tekuk pergelangan tangan anda dengan arah menjauh dari ibu jari ( ke arah jari kelingking). Jika anda merasa nyeri, maka anda positif terkena de Quervain’s tenosynovitis.




Terapi de Quervain’s

Istirahat dan kurangi gerakan tangan
Jika memungkinkan, anda harus merubah atau berhenti dari semua aktivitas yang menimbulkan tanda de quervain’s.
Seringlah beristirahat saat melakukan gerakan ibu jari yang berulang.
Hindari gerakan tangan yang berulang-ulang
Pastikan pergelangan tangan netral, segaris lurus dengan tangan, tanpa menekuk.

Thumb-Spica Splint
Fisioterapis anda mungkin akan menawarkan kepada anda untuk memakai thumb-spica splint. Alat ini menjaga pergelangan tangan dan sendi dibawahnya untuk tetap bergerak, sementara tendon APL dan EPB beristirahat dan memberi kesempatan untuk sembuh.


Obat Anti-inflammatory
Obat Anti-inflammatory juga dapat membantu mengontrol pembengkakan dan bebrapa tanda. Yang termasuk Obat Anti-inflammatory antara lain ibuprofen, voltaren dan aspirin.

Fisioterapi
Tujuan utama dari fisioterapi adalah untuk mengurangi atau menghilangkan penyebab iritasi tendaon ibu jari. Fisioterapis akan menganalisa bagaimana anda beraktivitas. Anda juga akan diberi saran tentang posisi tubuh / tangan yang sehat, latihan, dan tips tentang cara mencegah masalah berikutnya.
Anda akan mulai latihan gerakan tangan secara aktif sesuai batas gerakan tangan. Fisioterapis juga menggunakan ice packs, massage jaringan lunak, dan penguluran otot tangan. Anda dapat mulai latihan penguatan tangan dan ibu jari secara hati-hati dengan pembebanan dan penguluran. Fisioterapis juga menggunakan serangkaian gentle stretches mendorong tendon ibu jari meluncur dengan mudah ke dalam terowongan.
Bila ada kemajuan, anda akan diberikan latihan untuk membantu memperkuat dan menstabilkan otot dan sendi tangan dan ibu jari. Beberapa latihan yang akan Anda lakukan ini dirancang agar tangan Anda bekerja dengan cara-cara yang mirip dengan pekerjaan Anda dan kegiatan olahraga.
Anda akan dibantu menemukan cara untuk melakukan kegiatan dimana tidak memberikan banyak tekanan pada ibu jari dan pergelangan tangan. Sebelum akhir sesi terapi, akan diajarkan beberapa hal untuk menghindari masalah berikutnya.


Injeksi Corticosteroid
Jika langkah-langkah sederhana tersebut gagal untuk mengontro gejala, anda disarankan untuk melakukan Injeksi Corticosteroid ke dalam terowongan. Corticosteroid mengurangi pembengkakan pada tenosynovium dan dapat meringankan sementara gejala. Suntikan biasanya akan mengontrol peradangan pada tahap awal dari masalah ini.


Bedah / operasi
Jika semuanya gaga, Anda mungkin memerlukan operasi. Tujuan dari operasi ini adalah untuk memberikan ruang lebih untuk tendon sehingga tidak lagi bergesekan dengan bagian dalam terowongan. Untuk melakukan ini, ahli bedah yang melakukan bedah rilis dari atap terowongan.


diterjemahkan dari : http://www.physioworks.com.au/_webapp_42611/de_Quervain's_Tenosynovitis_(thumb)


Friday, April 3, 2009

Anatomy of HUMERUS

Anatomy of HUMERUS




A. Ventral view (left)
B. Dorsal view (left)

1. Caput humeri
2. Collum anatomicum
3. Tuberculum majus
4. Tuberculum minus
5. Collum chirurgicum
6. Crista tuberculi majoris
7. Crista tuberculi minoris
8. Tuberositas deltoidea
9. Corpus humeri
10. Sulcus nervi radialis

***






11. Facies posterior
12. Margo lateralis
13. Margo medialis
14. Facies anterior lateralis
15. Facies anterior medialis
16. Crista supracondylaris medialis
17. Crista supracondylaris lateralis
18. Epicondylus lateralis
19. Fossa radialis
20. Fossa coronoidea
21. Epicondylus medialis
22. Sulcus nervi ulnaris
23. Trochlea humeri
24. Condylus humeri
25. Capitulum humeri
26. Fossa olecrani



Proximal view (left)

1. Sulcus intertubercularis
2. Tuberculum minus
3. Caput humeri
4. Collum anatomicum
5. Tuberculum majus
6. M. supraspinatus (tendon insertion)
7. M. infraspinatus (tendon insertion)
8. M. teres minor (tendon insertion)
9. Tuberculum majus



Tuesday, March 17, 2009

SCAPULA

ANATOMY OF SCAPULA



Scapula dorsal view (left):

1. Angulus superior
2. Angulus inferior
3. Angulus lateralis
4. Margo superior
5. Margo medialis



***



***



Scapula dorsal view (left).


6. Margo lateralis
7. Spina scapulae
8. Fossa supraspinata
9. Incisura scapulae
10. Proc. Coracoideus
11. Acromion
12. Angulus acromialis
13. Cavitas glenoidalis
14. Colum scapulae
15. Tuberculum infraglenoidale
16. Fossa infraspinata





scapula lateral view (left):

scapula lateral view (left).


1. Facies posterior
2. Facies costalis
3. Acromion
4. Tuberculum supraglenoidale
5. Proc. Coracoideus
6. Cavitas glenoidalis
7. Tuberculum infraglenoidale
8. Margo lateralis






Scapula ventral view (left):

Scapula ventral view (left).


1. Angulus lateralis
2. Angulus inferior
3. Angulus superior
4. Cavitas glenoidalis
5. Facies articularis acromii
6. Acromion
7. Proc. Coracoideus
8. Incisura scapulae
9. Fossa subscapularis
10. Facies costais
11. Collum scapulae
12. Margo superior
13. Margo medialis
14. Margo lateralis

Thursday, March 12, 2009

STERNOCLAVICULAR JOINT


STERNOCLAVICULAR JOINT
( Articulatio sternoclavicularis )



1. Lig. Costoclaviculare
2. Lig. Sternoclaviculare anterius
3. Lig. Interclaviculare
4. Discus articularis

***




***

Sternoclavicular joint Articulatio sternoclavicularis; the right joint has been exposed by a frontal sectionventral view.


5. Manubrium sterni
6. Clavicula
7. Capsula articularis
8. Lig. Costoclaviculare
9. Cartilago costalis I
10. Cartilago costalis II
11. Lig. Sternocostale radiatum
12. Symphysis manubriosternalis


Tuesday, March 10, 2009

ANATOMI CLAVICULA


ANATOMI CLAVICULA ( ANATOMY OF CLAVICULA )



1. Ektremitas acromialis
2. Tuberculum conoideum
3. Corpus claviculae


****


****


A. Dilihat dari atas ( clavicula kiri ) / superior view (left)
B. Dilihat dari bawah ( clavicula kiri ) / inferior view ( left )


 
4. Ekstremitas sternalis
5. Facies articularis aromialis
6. Linea trapezoidea
7. Sulcus musculi subclavii
8. Foramen nutriens
9. Impression ligament costoclavicularis
10. Facies articularis sternalis


Sunday, March 8, 2009

ANATOMI TULANG DAN PERSENDIAN EKSTREMITAS ATAS ( SKELETON OF THE UPPER LIMB )

ANATOMI TULANG DAN PERSENDIAN EKSTREMITAS ATAS
( SKELETON OF THE UPPER LIMB )




Ventral view:

1. Clavicula
2. Articulatio acromioclavicularis
3. Scapula
4. Articulatio humeri
5. Humeri
6. Articulatio humeroulnaris




skeleton and the articular regions ventral view (right)

7. Articulatio radioulnaris proximalis
8. Articulatio humeoradialis
9. Ulna
10. Radius
11. Articulatio radioulnaris distalis
12. Brachium
13. Antebrachium
14. Manus


Saturday, March 7, 2009

ANATOMI PERMUKAAN EKSTREMITAS ATAS ( SURFACE UPPER LIMB ANATOMY )

ANATOMI
PERMUKAAN EKSTREMITAS ATAS
( SURFACE UPPER LIMB ANATOMY )


ventral view:
1. Regio deltoidea, M. deltoideus
2. Regio axilaris, fossa axillaris
3. M. biceps brachii
4. Brachium, region brachialis anterior
5. M. triceps brachii
6. Epicondylus medialis
7. M. brachioradialis
8. Antebrachium, region antebrachialis anterior
9. Thenar
10. Palma manus
11. Hypothenar
12. Digitus primus





ventral view (right)


13. Digitus Secundus
14. Digitus medius / Digitus tertius
15. Digitus anularis / Digitus quartus
16. Digitus minimus / Digitus quintus



dorsal view (right)

dorsal view:


1. Regio deltoidea, M. deltoideus
2. M. latisimus dorsi
3. M. triceps brachii
4. Region brachialis posterior
5. Olecranon
6. Epicondylus medialis
7. M. brachioradialis
8. Region antebrachialis posterior
9. Proc. Styloideus (radius)
10. Proc. Styloideus (ulna)
11. Dorsum manus
12. Digitus primus
13. Digitus Secundus
14. Digitus medius / Digitus tertius
15. Digitus anularis / Digitus quartus
16. Digitus minimus / Digitus quintus

..::klik untuk One 4 Share versi mobile ::.. _ __