..:: klik untuk One 4 Share versi mobile ::.. ..:: Di sini, Rp 10.000,- bekerja untuk Anda ::..
Showing posts with label katak. Show all posts
Showing posts with label katak. Show all posts

Monday, May 31, 2010

Kodok Pinokio (Pinokio dari Papua)

Kodok Pinokio (Pinokio dari Papua)

Siapa yang tak kenal tokoh pinokio? semua orang pasti tau bocah boneka kayu yang suka berbohong ini. Semakin bocah ini berbohong, hidungnya akan semakin bertambah panjang (makanya jangan suka bohong..). Seperti pinokio, katak ini memiliki hidung panjang, tapi ga suka bohong lho... ( ga tau juga ya..).

Ilmuwan yang masuk jauh ke dalam hutan Indonesia menemukan koleksi spesies baru, termasuk katak berhidung Pinokio, wallabi terkecil di dunia dan tokek bermata kuning.

Sebuah kelompok ilmuwan internasional menemukan spesies di Pegunungan Foja di pulau terpencil New Guinea pada akhir 2008. Kelompok ini merilis rincian, termasuk foto menjelang Hari Internasional untuk Keanekaragaman Hayati pada 22 Mei kemarin.



Banyak dari spesies yang ditemukan selama survei diyakini baru bagi ilmu pengetahuan, kata Conservation International dan National Geographic Society. Spesies itu termasuk di dalamnya beberapa mamalia baru, reptil, amfibi, dan serangga.

Penemuan itu muncul setelah ilmuwan memperingatkan meningkatnya ancaman di mana spesies makin cepat hilang saat planet menghangat, dan hutan serta habitat lain dihancurkan untuk memenuhi kebutuhan perkembangan populasi manusia.

"Sementara hewan dan tumbuhan musnah di seluruh dunia dengan kecepatan yang tidak pernah dilihat dalam jutaan tahun, penemuan itu benar-benar luar biasa dan sangat dibutuhkan sebagai berita positif," kata Bruce Beehler, peserta ekspedisi Conservation International seperti dikutip dari Yahoonews.

Pegunungan Foja berada di Provinsi Papua dan mencakup area besar hutan tropis yang belum dikembangkan dan tidak terganggu.

Conservation International mendapati kodok hidung benjol seperti Pinokio yang menunjuk ke atas dan ke bawah.

Tim juga menemukan tikus jinak, tokek dengan jari membungkuk dan bermata kuning, merpati kaisar baru dan Walabi hutan berukuran mini yang diyakini sebagai anggota terkecil dari keluarga kangguru yang pernah didokumentasikan di dunia.

Penemuan lain yang dicatat selama survei termasuk kelelawar mekar yang memakan nektar hutan hujan, dan tikus pohon berukuran kecil.

sumber:inilah.com
-----

Saturday, May 29, 2010

Belajar dari kebiasaan KATAK

Kebiasaan katak yang satu ini rasanya seperti cerminan bagi kehidupan kebanyakan manusia. Begini ceritanya; "Katak dalam Panci"

Suatu ketika tertangkaplah seekor katak oleh seekor anak kecil, -heehee-. Anak tersebut kemudian meletakkan katak ke dalam sebuah panci yang besar / tinggi, sehingga katak tidak mampu meloncat keluar. Panci tersebut kemudian diisi air. Sang KATAK mau direbus nih...


-----

Api kecil dinyalakan oleh anak itu, lambat laun, air dalam panci menjadi hangat. Perubahan suhu air itu membuat katak menjadi tidak nyaman, sehingga katak meloncat-loncat ingin keluar dari panci, tapi tidak bisa. Sebentar kemudian katak beradaptasi, diam dan tertidur dalam panci.

Beberapa saat kemudian, air dalam panci memanas. Katak meloncat-loncat lagi keluar, tapi tidak bisa. tapi katak itu cepat beradaptasi, akhirnya diam dan tertidur pulas. Sehinga ketika air dalam panci itu matang, katak tidak berusaha keluar, karena mengira bahwa keaadaanya akan sama seperti sebelumnya.

Oleh karena itu, katak akhirnya ikut matang direbus dalam panci.



Pelajaran yang dapat dipetik adalah:
segala sesuatu yang terasa enak dan nyaman akan membuat kita terlena, menjadi malas, dan menyepelekan hal-hal yang ada disekitar kita. Akhirnya membuat kita tidak waspada terhadap bahaya-bahaya masa depan yang senantiasa mengintai kita.

Sesuatu yang tak nyaman bagi kita, seringkali membuat kita menjadi termotivasi untuk berubah, akan tetapi sering kita dikalahkan oleh rasa malas yang membuat kita lebih cepat beradaptasi dengan hal-hal tersebut.

..::klik untuk One 4 Share versi mobile ::.. _ __