seorang pria asal Inggris harus menerima kenyataan akan memiliki cucu di usia itu. Ia menjadi ayah saat usia 14 tahun, pada 1996. Awalnya, ia marah saat mendengar putrinya yang baru berusia 14 tahun hamil 11 minggu. Putrinya yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama diprediksi akan melahirkan pada pertengahan tahun ini.
"Kejadian ini seperti mengulangi sejarah. Saya sangat senang akan menjadi kakek termuda di Inggris. Tapi saat yang sama saya marah karena tahu anak saya hamil," kata pria tersebut
*
Menurutnya, sulit menjadi orangtua di usia remaja. Ia juga merasa terlalu muda untuk menjadi seorang kakek. "Saya tidak merasa seperti kakek. Rambut saya belum beruban dan pendengaran saya masih sempurna," kata pria yang siap menyambut bakal cucunya dalam keluarga.
Ia menambahkan, ibunya yang berusia 47 tahun turut sukacita saat mendengar akan menjadi seorang nenek buyut. "Ibu saya berusia 18 tahun ketika dia melahirkan saya," katanya. "Ibu memang terkejut saat saya menyampaikan berita ini, tetapi ia lalu merasa bahagia."
Sementara itu, sang nenek juga masih hidup, dan otomatis akan menjadi nenek moyang. "Tidak banyak keluarga yang memiliki lima generasi yang bisa hidup di waktu yang sama," katanya.
Sedangkan kakek termuda di dunia adalah Nikola Kostic yang berusia 26 tahun saat anaknya Stanko, 13, menjadi ayah di Jerman. Sementara ayah termuda di Inggris adalah Sean Stewart dari Sharnbrook, Beds, yang berusia 12 tahun saat memiliki anak pada 1998.
sumber: vivanews.com*
Showing posts with label kesuburan. Show all posts
Showing posts with label kesuburan. Show all posts
Thursday, March 10, 2011
69 Anak dari 27 Persalinan Normal
Feodor Vassilyev, seorang wanita yang sukses melahirkan 69 anak dari rahimnya. Vassilyev tercatat di 'The Guinness Book of World Records' sebagai wanita paling subur di dunia. Ia adalah isteri seorang petani asal Rusia yang hidup di tahun 1707–1782.
Vassilyev menjalani 27 proses persalinan normal untuk melahirkan 69 anaknya. Ia menjalani 16 kali proses kelahiran kembar dua, tujuh kali persalinan dengan anak kembar tiga, dan empat kali melahirkan anak kembar empat.
*
Pada 1983, museum rekor dunia juga sempat mengumumkan nama Leontina Espinoza sebagai wanita tersubur di dunia di masa itu. Wanita asal Chili itu diberitakan memiliki 58 anak dari rahimnya. Namun, belakangan kabar itu palsu.
Investigasi yang dilakukan kepolisian usai kematian Espinoza mengungkap bahwa wanita itu kenyataannya hanya memiliki 16 anak dari rahimnya. Ia membuat informasi palsu demi mendapatkan santunan dari pemerintah Chili. Atas kasus Espinoza, banyak kalangan yang kemudian menyangsikan kebenaran kisah Vassilyev.
Terlepas dari kebenaran kisah Vassilyev, masih ada Livia Ionce. Di usianya yang ke-44 pada pertengahan 2008 silam, ia melahirkan anak ke-18. Kelahiran bayi itu membuatnya memiliki total 10 anak gadis dan delapan anak laki-laki. Anaknya tidak ada yang kembar, yang berarti Ionce telah menjalani 18 kali persalinan dalam kondisi prima.
sumber: vivanews.com*
Vassilyev menjalani 27 proses persalinan normal untuk melahirkan 69 anaknya. Ia menjalani 16 kali proses kelahiran kembar dua, tujuh kali persalinan dengan anak kembar tiga, dan empat kali melahirkan anak kembar empat.
*
Pada 1983, museum rekor dunia juga sempat mengumumkan nama Leontina Espinoza sebagai wanita tersubur di dunia di masa itu. Wanita asal Chili itu diberitakan memiliki 58 anak dari rahimnya. Namun, belakangan kabar itu palsu.
Investigasi yang dilakukan kepolisian usai kematian Espinoza mengungkap bahwa wanita itu kenyataannya hanya memiliki 16 anak dari rahimnya. Ia membuat informasi palsu demi mendapatkan santunan dari pemerintah Chili. Atas kasus Espinoza, banyak kalangan yang kemudian menyangsikan kebenaran kisah Vassilyev.
Terlepas dari kebenaran kisah Vassilyev, masih ada Livia Ionce. Di usianya yang ke-44 pada pertengahan 2008 silam, ia melahirkan anak ke-18. Kelahiran bayi itu membuatnya memiliki total 10 anak gadis dan delapan anak laki-laki. Anaknya tidak ada yang kembar, yang berarti Ionce telah menjalani 18 kali persalinan dalam kondisi prima.
sumber: vivanews.com*
39 Istri, 94 Anak dan 33 cucu
Ziona Chana seorang pria berusia 66 tahun dari Guwahati, India, ini memiliki 39 istri yang memberinya 94 anak dan 33 cucu. Bersama 39 Istri, 94 Anak dan 33 cucu, ia tinggal di sebuah gedung bertingkat empat dengan 100 kamar, di Mizoram, negara bagian India. Mereka tinggal bersama di sebuah perkampungan asri di kawasan pegunungan yang berbatasan langsung dengan Myanmar dan Bangladesh.
Para istri menempati kamar-kamar yang berada di sekitar kamar tidur pribadi Ziona. Sekitar tujuh hingga delapan di antaranya mendapat kepercayaan mendampinginya dalam setiap aktivitas sehari-hari.
*
Keluarga besar ini memiliki satu dapur yang dipakai bersama. Di sini, para istri memasak secara bergilir. Anak-anak perempuan memiliki jadwal membersihkan rumah dan mencuci sesuai tanggung jawabnya. Sementara anak-anak lelaki bekerja mengurus pertanian dan peternakan, serta memperbaiki rumah.
Dalam sehari, keluarga yang beranggotakan 167 orang ini mengonsumsi sekitar 91 kilogram beras dan lebih 59 kilogram kentang. Hampir semua bahan makanan mereka hasilkan sendiri di ladang.
Ziona bercerita bertemu dengan istri pertama yang terpaut tiga tahun saat usiaya 17 tahun. Sejak menikahi istri pertamanya, Ziona terus menambah istri. "Saya memiliki begitu banyak anggota keluarga untuk dirawat. Saat menatap mereka, saya menganggap diri saya seorang yang beruntung."
Rezeki yang dimaksud Ziona bukan semata-mata materi. Pemimpin sekte Kristen lokal 'Chana' yang tumbuh sejak sejak 1942 ini percaya bahwa ia dapat memerintah dunia sesuai keinginan Kristus bila anggota keluarganya telah mencapai 400 orang.
sumber: vivanews.com
*
Subscribe to:
Posts (Atom)